Kamis, 26 Maret 2015

Haduuh, Lapak di Pasar Keputran Masih Dijadikan Tempat Tinggal

Surabaya - Meski aturan berusaha ditegakkan, namun pedagang kerap kali masih membandel. Pasar Keputran yang seharusnya dimanfaatkan untuk berdagang, justru lapaknya ada yang beralih fungsi sebagai 'tempat tinggal'.

Pengamatan detikcom, Jumat (27/3/2015), yang bertandang ke lantai 2 bagian belakang pasar tradisional yang dikelola PD Pasar Surya melihat lapak-lapak menjadi tempat istirahat pedagang.

Lapak yang berukuran sekitar 4X6 meter dengan dinding kayu itu dihuni sekeluarga 3-4 orang. "Kebanyakan yang tinggal di sini orang-orang yang angkat-angkat (kuli angkut) sayuran," kata Abah Amin, salah satu pedagang kue ringan.

Menurutnya, para kuli angkut yang memilih bertempat tinggal di dalam pasar harus membayar uang sewa Rp 800 ribu-Rp 1 juta/tahun. Uang tersebut dibayarkan pada pemilik lapak.

"Itu beda dengan uang retribusi dan listrik bulanan yang ditarik petugas pasar yang besarnya antara Rp 200 ribu-Rp 300 ribu," ungkapnya.

Tak hanya itu, faktor kebersihan dalam pasar sangat kurang, terlihat dari lantai pasar yang berlumpur dan tumpukan sampah sayur busuk sehingga menimbulkan bau tidak enak. Kondisi itu juga yang menjadikan salah satu alasan sebagian pedagang menggelar dagangannya di luar area pasar.

"Kalau siang agak jarang jual diluar. Beda kalau malam, mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB boleh jualan di luar pasar bahkan di jalan depan," kata seorang pedagang lainnya.

PD Pasar Surya sebagai BUMD di bawah Pemkot Surabaya mengakui masih ada ratusan pedagang yang tinggal di dalam pasar.

Direktur Teknik dan Usaha PD Pasar Surya Zandi Ferryansa Hadi mengaku saat ini masih ada sekitar 140-145 pedagang yang menempati lantai dua dan berdiam di tempat tersebut.

"Saya tidak pungkiri masih ada alih fungsi pasar menjadi tempat tinggal di sana. Tapi dari tahun lalu jumlahnya sudah cukup berkurang," katanya kepada detikcom.

Dibandingkan tahun lalu, Zandi mengaku lantai Pasar Keputran lantai 2 saat itu full untuk hunian. Berbagai upaya persuasif terus dilakukan pihaknya untuk mengembalikan fungsi pasar sebagai jualan.

"Langkah pendataan secara persuasif terus kita lakukan dan membuat perencanaan khusus bagi pedagang lantai 2 yang kebanyakan beraktivitas jualan malam hari," imbuhnya.

Perencanaan yang dimaksud akan membangun sebuah lapak yang dilengkapi dengan atap dan tembok pemisah kanan kiri. "Mereka kan kita ajak berdisukusi, mereka kan jualnya malam hingga pagi. Kalau siang mereka tidur makanya menjadikan lapaknya sebagai tempat tinggal juga. Oleh karena itu, akan kita buatkan lapak dengan atap serta dinding pemisah kanan kiri, bukan bilik kayu seperti saat ini," terangnya.

Pimpinan KPK Menemui Ketua DPD Hari ini, Bahas Agenda Pemberantasan Korupsi

Jakarta - Pimpinan KPK akan menemui Ketua DPD Irman Gusman pagi ini. Pertemuan itu akan membahas sejumlah isu dan DPD juga akan berdiskusi tentang langkah-langkah pemberantasan korupsi.

"Nanti semua komisioner KPK hadir jam 10.00 WIB membahas berbagai isu karena masalah korupsi ini masalah kenegaraan. Kami DPD sebagai lembaga negara mau mendengar apa langkah kerja KPK," kata Irman di Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2015).

Irman menuturkan bahwa pertemuan ini merupakan permintaan dari KPK. Dia belum tahu persis apa yang akan dibahas, namun Irman menegaskan komitmen DPD dalam pemberantasan korupsi.

"Barangkali kedatangan beliau untuk bersama-sama komitmen memberantas korupsi sebagai musuh bangsa. Saya belum tahu (apa yang akan dibahas), baru mau lihat bahannya apa," ujar senator asal Sumatera Barat ini.

Irman menegaskan bahwa DPD tidak memiliki kepentingan politik praktis. Yang menjadi fokus adalah bagaimana mewujudkan pemerintahan yang bersih.

"DPD tidak punya kepentingan politik praktis," pungkas Irman.

Selasa, 24 Maret 2015

Warga Dihimbau Untuk Dilarang Menyembunyikan Penembak 2 Anggota Kodim di Aceh

Lhokseumawe - Upaya pencarian terhadap pelaku penculikan dan pembunuhan dua anggota Kodim 0103/Aceh Utara, Aceh, masih terus dilakukan. Warga diharapkan memberikan informasi keberadaan pelaku.

Komandan Resort Militer (Korem) 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Achmad Daniel Chardin menyatakan, pihaknya bersama kepolisian bekerjasama untuk mengungkap kasus ini. Tim gabungan ini terus menelusuri petunjuk-petunjuk yang ada.

Terkait dengan upaya pencarian ini, masyarakat pun diharapkan partisipasinya. Warga diimbau segera memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku, bukan justru membantu menyembunyikan.

"Jika masyarakat menyembunyikan pelaku, maka pelaku juga akan leluasa ke masyarakat," kata Achmad Daniel di Lhokseumawe, Rabu (25/3/2015).

Sersan Satu Indra Irawan (41) dan Sersan Dua Hendrianto (36) ditemukan tewas dengan luka bekas tembakan Selasa (24/3). Sebelumnya, keduanya diculik Senin (23/3) kelompok bersenjata di Aceh Utara.

Senin, 23 Maret 2015

Disebut Tidak Berani Panggil Ahok, Ketua Dari Tim Angket Klaim Punya Bukti Kuat

Jakarta - Tim Angket DPRD DKI menepis anggapan bahwa mereka tidak berani memanggil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama. Pemanggilan itu tidak diperlukan karena tim angket sudah punya bukti-bukti kuat.

"Kan sudah punya alat bukti yang sangat kuat. Pernyataan Ketua TAPD, bukti-bukti dokumentasi itu sangat kuat bahwa sudah ada dugaan pelanggaran posisi," kata Ketua Tim Angket Muhammad Sangaji di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2015).

Pria yang akrab disapa Ongen ini mengungkapkan, pemeriksaan terhadap Deputi Gubernur Sylvianna Murni, Ketua TGUPP Sarwo Handayani, dan Kadis Pariwisata Purba Hutapea sudah membuktikan peran istri Ahok, Veronica Tan di rapat revitalisasi Kota Tua. Saat itu, Sarwo Handayani menyebut Veronica sebagai inisiator dan moderator rapat.

"Kan sudah diakui sama Ibu Sylvi, Kadis Pariwisata bahwa istri Ahok sebagai inisiator bahkan moderator dalam acara itu. Itu tentang etika," ujarnya.

Selain tentang polemik anggaran, Tim Angket DPRD juga memeriksa tentang norma dan etika dari Ahok. Dokumentasi dari ucapan mantan Bupati Belitung Timur itu yang dinilai kurang pantas juga akan dijadikan bukti.

"Ucapan seorang pemimpin yang tidak pantas dicontoh, tentu akan dijadikan salah satu pertimbangan. Ada juga beberapa rekaman televisi lainnya yang kita punya. Berita-berita yang tertulis juga kita simpan," ungkap Ongen.

Ahok sebelumnya menyebut Tim Angket enggan memeriksanya karena tidak berani. Ayah 3 anak ini berpendapat seharusnya DPRD berani untuk duduk bersama dengannya di forum terbuka.

Nilai Uang Dolar Masih Mahal, Toyota Janji Harga Alphard Kompetitif

Jakarta -Toyota tetap mengimpor secara utuh mobil Alphard dan Vellfire terbaru dari Jepang. Berbicara harga, Toyota belum mau membocorkannya, namun Toyota berjanji memberikan harga yang kompetitif.

"Harganya nunggu nanti saja ya, tapi TAM akan memberikan harga yang kompetitif. Kita akan lihat dulu situasi dan kondisi ekonomi serta dolar," ujar Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor Rahmat Samulo kepada detikOto.

Public Relation Manager PT TAM, Rouli Sijabat menambahkan memang konsumen MPV premium Toyota itu bukanlah konsumen yang sensitif terhadap harga. Namun, soal kepastian besaran nilai tukar rupiah tetap menjadi perhatian mereka.

Oleh karena itu, kata Rouli, hingga saat ini pihaknya belum bisa menyebutkan harga dari Alphard terbaru itu. “Penetapan harga, itu last minute. Ya kita harus melihat berbagai aspek, tentunya perkembangan situasi terakhir, ternasuk nilai tukar,” kata dia.

Generasi terbaru Alphard dan Vellfire diluncurkan oleh Toyota Motor Corporation di Jepang pada 20 Januari lalu. Laporan ResponseJP menyebutkan, hingga awal bulan ini pemesanan keduanya telah mencapai 42.000 unit.

Rinciannya, pemesanan Alphard telah mencapai 20.000 unit dan Vellfire 22.000 unit. Padahal, Toyota hanya mematok target penjualan Alphard 3.000 unit saban bulan dan Vellfire 4.000 unit.

Di Indonesia, penjualan Alphard terbilang moncer dibanding varian sejenis besutan merek lain. Sepanjang tahun lalu, Alphard terjual sekitar 1.150 unit atau menggenggam 57 persen pangsa pasar.

Kamis, 19 Maret 2015

Presiden Myanmar Memastikan Peran Militer dalam Politik

Militer Myanmar menduduki seperempat dari seluruh kursi parlemen dan berhak memveto perubahan konstitusi.



Jonah Fisher




Wartawan BBC, Myanmar


Meski Myanmar telah bertransisi ke negara demokrasi, militer akan terus dilibatkan dalam politik nasional, kata Presiden Myanmar Thein Sein.

Dalam wawancara dengan BBC di Ibu Kota Nay Pyi Taw, Thein Sein mengaku tidak punya kerangka waktu dalam mengurangi peran dominan militer di ranah politik.

Saat ini, militer menguasai seperempat dari seluruh kursi di parlemen. Militer juga memiliki hak veto atas perubahan konstitusi dan berhak mengambil alih pemerintahan kapan saja.

"Tidak benar reformasi mandek karena militer. Tatmadaw (militer Myanmar) tidak terlibat dengan partai politik dan hanya fokus pada kepentingan nasional. Tugas militer ada dua. Pertama, berjuang demi negara dalam keadaan perang. Jika tiada perang, mereka akan melayani kepentingan rakyat. Melayani kepentingan rakyat artinya terlibat dalam politik nasional," kata Thein Sein.

Thein Sein, mantan jenderal yang kini berusia 69 tahun, meyakini bahwa meski Myanmar telah beralih dari junta ke negara demokrasi, peran militer dalam transisi masih sangat diperlukan.

"Kenyataannya, militer-lah yang membantu perkembangan demokrasi di negara kami. Selagi partai-partai politik tumbuh dewasa dalam norma dan praktik politik, peran militer berubah secara perlahan," katanya.




Presiden Thein Sein tidak punya kerangka waktu dalam mengurangi peran militer di ranah politik.



Pemilu November
Pernyataan Thein Sein mengemuka di tengah persiapan Myanmar menuju pemilihan umum pada November mendatang. Militer memang tidak terlibat dengan partai politik secara langsung, namun ada sejumlah partai yang dihuni oleh mantan-mantan jenderal, semisal Partai USDP.

Partai tersebut akan berhadapan dengan partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin tokoh prodemokrasi Aung San Suu Kyi. Sebagian pengamat politik menilai partai-partai sokongan militer akan kalah dan NLD akan memenangi pemilu.

Namun, kalaupun NLD menang, Suu Kyi tidak bisa menjadi presiden lantaran Pasal 59 F Konstitusi Myanmar melarang seseorang menjabat presiden apabila suami dan anak-anaknya memegang paspor asing. Sekedar catatan, kedua putra Suu Kyi berpaspor Inggris.

Presiden Thein Sein menyatakan dia tidak keberatan konstitusi diamandemen apabila parlemen menyetujui. Masalahnya, militer memiliki hak veto atas setiap perubahan konstitusi.




Partai pimpinan Aung San Suu Kyi, NLD, diperkirakan bakal memenangi pemilihan umum Myanmar.

Zayn Malik Pesta 2 Hari Bareng Cewek-cewek di Discotik Sebelum Batalkan Tur

Jakarta -Zayn Malik membatalkan keikutsertaannya dalam tur konser One Direction di Manila dan Jakarta karena mengalami stres. Namun sebelumnya, penyanyi berusia 22 tahun tersebut kepergok pesta di klub malam bersama beberapa perempuan.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh seorang petugas keamanan klub malam Seduction di Phuket, Thailand. Klub malam tersebut adalah lokasi yang sama tempat Zayn tertangkap kamera bergandengan tangan dengan seorang perempuan, Lauren Richardson.

Dikutip dari Daily Mail, Jumat (20/3/2015) sang petugas keamanan membenarkan kunjungan Zayn ke klub tersebut pada Senin (17/3) dan Selasa (18/3) malam. Pelantun hits 'Story of My Life' tersebut meneguk minuman beralkohol sambil ditemani gadis-gadis cantik.

Baca juga: Zayn Malik Dipastikan Absen di Konser One Direction Jakarta

"(Zayn) Minum sambil menonton pertandingan bola. Ia dikelilingi banyak gadis-gadis. Mereka mencoba untuk mendekatinya dari segala arah," ujar sang petugas keamanan.

Kabar ini mencuat tak lama setelah Zayn kepergok bergandengan tangan dengan Lauren di depan klub Seduction. Setelah pemberitaan merebak, pria kelahiran Inggris tersebut langsung meyakinkan para follower-nya di Twitter bahwa dirinya sama sekali tak berselingkuh.

"Usiaku saat ini 22 tahun. Aku mencintai seorang perempuan bernama Perrie Edwards. Dan ada banyak sekali kecemburuan di dunia ini. Maaf telah membuatnya terlihat seperti itu," kicau Zayn.

Zayn Malik dipastikan absen dari konser tur One Direction yang rencananya akan digelar pada 21-22 Maret di Manila dan 25 Maret di Jakarta. Kepastian ketidakhadiran Zayn disampaikan langsung oleh juru bicara boyband asal Inggris tersebut.

"Zayn absen karena stres dan ia telah kembali ke Inggris. Para personel lain akan melanjutkan konser tanpanya di Manila dan Jakarta," ucap sang juru bicara.