Jakarta - Dalam waktu dekat Internet Explorer akan dipensiunkan oleh Microsoft. Sebagai gantinya, pengguna Windows 10 dapat menggunakan browser baru berkode Project Spartan. Browser tersebut diklaim lebih ngebut, ringan dan menarik.
Meski sudah membocorkan tampilan Spartan, namun hingga kini pengguna Windows 10 Technical Preview belum bisa menjajalnya. Hanya saja Microsoft telah menerapkan rendering engine Spartan di Windows 10 Technical Preview Build 9926. Nah, apabila penasaran untuk menjajal kecepatan Spartan. Kita bisa mencoba engine ini di Internet Explorer 11.
Berikut caranya:
1. Jalankan Internet Explorer 11.
2. Ketik pada address bar about:flags, lalu tekan Enter.
3. Pada opsi Enable Experimental Web Platform Features, ubah menjadi Enable.
4. Selanjutnya pada Custom User Agent, ubah ke posisi Enable.
5. Restart Internet Explorer.
Perlu diingat, trik ini tidak mengubah tampilan IE menjadi browser Spartan. Tapi lebih menjajal perbaikan kecepatan yang dibawa Spartan nantinya. Setelah detikINET menjajalnya, memang terbukti lebih cepat dibanding Internet Explorer 11. Selamat mencoba!
Rabu, 18 Maret 2015
Uang Setoran Hilang Karena Aturan Batal dan Insentif, Target Pajak Tetap Rp 1.300 T
Jakarta -Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Sigit Priadi Pramudito masih optimistis dengan target penerimaan pajak yang mencapai nyaris Rp 1.300 untuk tahun ini. Meski ada sejumlah aturan yang sedianya berlaku akhirnya ditunda, misalnya pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10% untuk transaksi jalan tol.
"Nggak ada urusan penerimaan dengan aturan ini. Saya bukan di situ nyari uangnya," tegas Sigit di Gedung Djuanda, komplek Kemenkeu, Jakarta, Rabu (18/3/2015).
Sigit menyebutkan sebenarnya ada 12 inisiatif yang tidak jadi diterapkan dalam waktu dekat. Potensi setoran yang hilang diperkirakan mencapai Rp 20 triliun.
"Inisiatif yang 12 itu nilainya cuma Rp 16-20 triliun. Saya hanya untuk meluruskan aturan, bukan untuk target penerimaan," kata Sigit.
Di samping itu, lanjut Sigit, ada pula potensi kehilangan penerimaan dari insentif pajak yang akan diberlakukan dalam waktu dekat. Di paket kebijakan stabilisasi rupiah dan pengurangan defisit transaksi berjalan, insentif pajak yang diberikan adalah tax allowance bagi perusahaan yang menahan dividennya dan melakukan reinvestasi serta insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk industri galangan kapal.
"Nggak masalah, kami punya cara untuk menutupi itu. Target tetap," katanya.
Untuk menutupi kekurangan penerimaan, Ditjen Pajak akan menggenjot kepatuhan para wajib pajak. Penyanderaan atau gijzeling telah dan akan terus dilakukan bagi wajib pajak dengan tunggakan minimal Rp 100 juta yang tidak memiliki niat baik melunasi.
Pejabat Pengganti Direktur P2 dan Humas Ditjen Pajak Wahju K Tumakaka menyebutkan, porsi penerimaan karena gijzeling naik 4 kali lipat sejak awal tahun. Tentunya akan terus ditingkatkan hingga akhir tahun.
"Gijzeling itu 4 kali lipat setelah pemberitaan. Jadi banyak yang patuh. Jadi cukup besar proporsi gijzeling," kata Wahju.
"Nggak ada urusan penerimaan dengan aturan ini. Saya bukan di situ nyari uangnya," tegas Sigit di Gedung Djuanda, komplek Kemenkeu, Jakarta, Rabu (18/3/2015).
Sigit menyebutkan sebenarnya ada 12 inisiatif yang tidak jadi diterapkan dalam waktu dekat. Potensi setoran yang hilang diperkirakan mencapai Rp 20 triliun.
"Inisiatif yang 12 itu nilainya cuma Rp 16-20 triliun. Saya hanya untuk meluruskan aturan, bukan untuk target penerimaan," kata Sigit.
Di samping itu, lanjut Sigit, ada pula potensi kehilangan penerimaan dari insentif pajak yang akan diberlakukan dalam waktu dekat. Di paket kebijakan stabilisasi rupiah dan pengurangan defisit transaksi berjalan, insentif pajak yang diberikan adalah tax allowance bagi perusahaan yang menahan dividennya dan melakukan reinvestasi serta insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk industri galangan kapal.
"Nggak masalah, kami punya cara untuk menutupi itu. Target tetap," katanya.
Untuk menutupi kekurangan penerimaan, Ditjen Pajak akan menggenjot kepatuhan para wajib pajak. Penyanderaan atau gijzeling telah dan akan terus dilakukan bagi wajib pajak dengan tunggakan minimal Rp 100 juta yang tidak memiliki niat baik melunasi.
Pejabat Pengganti Direktur P2 dan Humas Ditjen Pajak Wahju K Tumakaka menyebutkan, porsi penerimaan karena gijzeling naik 4 kali lipat sejak awal tahun. Tentunya akan terus ditingkatkan hingga akhir tahun.
"Gijzeling itu 4 kali lipat setelah pemberitaan. Jadi banyak yang patuh. Jadi cukup besar proporsi gijzeling," kata Wahju.
Hp BlackBerry Percaya diri atas Classic yang pastinya akan laris terjual
Jakarta - Sesuai namanya, BlackBerry Classic mengusung tampilan klasik ala BlackBerry. Menggunakan keyboard fisik dan form factor mirip seri Bold, BlackBerry Classic diyakini bakal diterima baik oleh pasar.
PR Manager BlackBerry Indonesia Yolanda Nainggolan mengatakan bahwa kekuatan BlackBerry tak bisa terbantahkan masih berasal dari keyboard fisik. Hal ini pula yang banyak disuarakan pengguna terhadap seri ponsel BlackBerry teranyar.
"Mereka banyak yang jatuh cinta dengan seri Bold dan menginginkan gaya yang sama. Karena produk ini (BlackBerry Classic-red.) berasal input dari user, maka kita optimistis dapat diterima oleh pasar," jelasnya kepada detikINET, Rabu (18/3/2015).
Di Indonesia, BlackBerry Classic dijual seharga Rp 5,5 juta, dimana keranre pre order telah dibuka BlackBerry dengan menggandeng Telkomsel sampai 24 Maret 2015.
BlackBerry Classic tampil dengan layar sentuh 3,5 inch, 294 dpi resolusi HD, lapisan Gorilla Glass 3 serta memiliki baterai cukup besar dengan daya tahan hingga 22 jam.
Dapur pacu perangkat ini diperkuat prosesor 1,5 GHz Qualcomm Snapdragon, RAM 2 GB, 16 GB memori (menerima 128 GB kartu uSD), kamera 2 MP di depan, 8 MP di belakang dengan optik dan sensor pencitraan yang diklaim canggih.
BlackBerry Classic hadir dengan sistem operasi BlackBerry 10.3.1 dan sudah dilengkapi fitur BlackBerry Blend untuk membawa pesan dan konten yang ada di BlackBerry ke komputer dan tablet.
Ada pula BlackBerry Assistant sebagai layanan asisten digital pertama BlackBerry dan dapat digunakan dengan perintah suara dan teks untuk membantu pengguna mengelola email kantor dan email pribadi, kontak, kalender dan aplikasi bawaan BlackBerry 10.
Selain toko aplikasi BlackBerry World, pengguna juga bisa menyambangi Amazon Appstore lewat BlackBerry Classic untuk mengakses aplikasi dan permainan Android.
PR Manager BlackBerry Indonesia Yolanda Nainggolan mengatakan bahwa kekuatan BlackBerry tak bisa terbantahkan masih berasal dari keyboard fisik. Hal ini pula yang banyak disuarakan pengguna terhadap seri ponsel BlackBerry teranyar.
"Mereka banyak yang jatuh cinta dengan seri Bold dan menginginkan gaya yang sama. Karena produk ini (BlackBerry Classic-red.) berasal input dari user, maka kita optimistis dapat diterima oleh pasar," jelasnya kepada detikINET, Rabu (18/3/2015).
Di Indonesia, BlackBerry Classic dijual seharga Rp 5,5 juta, dimana keranre pre order telah dibuka BlackBerry dengan menggandeng Telkomsel sampai 24 Maret 2015.
BlackBerry Classic tampil dengan layar sentuh 3,5 inch, 294 dpi resolusi HD, lapisan Gorilla Glass 3 serta memiliki baterai cukup besar dengan daya tahan hingga 22 jam.
Dapur pacu perangkat ini diperkuat prosesor 1,5 GHz Qualcomm Snapdragon, RAM 2 GB, 16 GB memori (menerima 128 GB kartu uSD), kamera 2 MP di depan, 8 MP di belakang dengan optik dan sensor pencitraan yang diklaim canggih.
BlackBerry Classic hadir dengan sistem operasi BlackBerry 10.3.1 dan sudah dilengkapi fitur BlackBerry Blend untuk membawa pesan dan konten yang ada di BlackBerry ke komputer dan tablet.
Ada pula BlackBerry Assistant sebagai layanan asisten digital pertama BlackBerry dan dapat digunakan dengan perintah suara dan teks untuk membantu pengguna mengelola email kantor dan email pribadi, kontak, kalender dan aplikasi bawaan BlackBerry 10.
Selain toko aplikasi BlackBerry World, pengguna juga bisa menyambangi Amazon Appstore lewat BlackBerry Classic untuk mengakses aplikasi dan permainan Android.
Harga Pembangunan Sekolah di 2015 tidak Ditangani Dinas Pendidikan DKI
Jakarta - Dalam rapat dengan Badan Anggaran DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi DKI menjelaskan soal sorotan Kementerian Dalam Negeri terhadap anggaran pendidikan. Pembangunan gedung sekolah tak lagi dibiayai Dinas Pendidikan DKI untuk 2015, sehingga anggarannya turun.
"Fungsi pendidikan disorot oleh Kemendagri bahwa biaya pendidikan mengalami penurunan dibanding 2014," kata Ketua TAPD yang juga Sekda DKI Saefullah dalam rapat bersama Badan Anggaran DPRD di Gedung DPRD, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2015).
Kemendagri menyoroti soal anggaran pendidikan di APBD 2015 yang mengalami penurunan dibanding anggaran di APBD 2014. Saefullah menjelaskan pengurangan anggaran itu karena ada pengalihan kegiatan pembangunan gedung sekolah.
"Saya jelaskan ke Kemendagri, rencananya di 2015 ada perbaikan gedung dan rehabilitasi total gedung ditaruh di Dinas Perumahan," kata Saefullah.
"Ini agar dinas pendidikan tak terlalu memikirkan proyek kegiatan pembangunan dan bisa lebih berkonsentrasi memikirkan peningkatan kualitas pendidikan. Ini juga atas usulan Kemendagri," tambahnya.
Total anggaran pendidikan sekarang adalah Rp 15,423 triliun. Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budiman menjelaskan, ada peningkatan anggaran pendidikan di APBD 2015, yakni sebesar 22,87 persen atau lebih besar Rp 2,2 triliun dibanding APBD 2014. Peningkatan tersebut sudah termasuk pengalihan anggaran pembangunan sekolah.
"Terkait pengalihan anggaran, telah dilakukan pengalihan rehabilitasi total dengan angka Rp 735 miliar untuk 41 gedung sekolah," kata Arie.
"Fungsi pendidikan disorot oleh Kemendagri bahwa biaya pendidikan mengalami penurunan dibanding 2014," kata Ketua TAPD yang juga Sekda DKI Saefullah dalam rapat bersama Badan Anggaran DPRD di Gedung DPRD, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2015).
Kemendagri menyoroti soal anggaran pendidikan di APBD 2015 yang mengalami penurunan dibanding anggaran di APBD 2014. Saefullah menjelaskan pengurangan anggaran itu karena ada pengalihan kegiatan pembangunan gedung sekolah.
"Saya jelaskan ke Kemendagri, rencananya di 2015 ada perbaikan gedung dan rehabilitasi total gedung ditaruh di Dinas Perumahan," kata Saefullah.
"Ini agar dinas pendidikan tak terlalu memikirkan proyek kegiatan pembangunan dan bisa lebih berkonsentrasi memikirkan peningkatan kualitas pendidikan. Ini juga atas usulan Kemendagri," tambahnya.
Total anggaran pendidikan sekarang adalah Rp 15,423 triliun. Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budiman menjelaskan, ada peningkatan anggaran pendidikan di APBD 2015, yakni sebesar 22,87 persen atau lebih besar Rp 2,2 triliun dibanding APBD 2014. Peningkatan tersebut sudah termasuk pengalihan anggaran pembangunan sekolah.
"Terkait pengalihan anggaran, telah dilakukan pengalihan rehabilitasi total dengan angka Rp 735 miliar untuk 41 gedung sekolah," kata Arie.
Langganan:
Postingan (Atom)



